BATANG, ALLNET-WORK – Kabupaten Batang kembali menawarkan destinasi menarik bagi warga yang ingin menikmati suasana alam sekaligus berburu foto. Kebun bunga matahari di Catra Kopi, Desa Pesantren, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, kini memasuki masa mekar.
Ribuan bunga matahari yang bermekaran membuat kawasan Catra Kopi tampak semakin semarak. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang untuk menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah hamparan bunga berwarna kuning. Dari Berita Batang Kabupaten
Informasi mengenai mekarnya bunga matahari tersebut juga dimuat oleh Pemerintah Kabupaten Batang pada 3 Oktober 2026 melalui portal berita resminya. Dari Pemkab Batang
Ditanam Setiap Tahun, Mekar pada Oktober
Founder Catra Kopi Batang, Barozi, mengatakan penanaman bunga matahari di kawasan tersebut telah memasuki tahun kedua.
Menurutnya, bunga matahari biasanya mulai ditanam pada Agustus dan memasuki masa berbunga sekitar Oktober. Karena masa mekarnya relatif singkat, keberadaan kebun tersebut menjadi daya tarik wisata yang bersifat musiman. Oleh infojateng.id
Untuk tahun ini, bunga diperkirakan masih dapat dinikmati hingga akhir Oktober atau awal November, dengan masa mekar sekitar satu bulan. Menurut infojateng.id
Di kawasan Catra Kopi terdapat sekitar 1.000 pohon bunga matahari. Tanamannya terdiri dari dua varietas, yakni varietas food yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kuaci serta varietas oil yang diperuntukkan bagi produksi minyak nabati. Menurut infojateng.id
Jadi Spot Foto Favorit Warga
Mekarnya bunga matahari menjadi momentum yang banyak dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto. Hamparan bunga dengan latar kawasan perdesaan dan pegunungan membuat suasana Catra Kopi semakin menarik.
Pengunjung yang datang mayoritas berasal dari Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan. Kehadiran kebun bunga tersebut sekaligus menambah pilihan aktivitas wisata di kawasan Blado. Oleh infojateng.id
Menariknya, untuk menikmati kawasan kebun bunga matahari, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp3.000 per orang. Pendapatan dari tiket tersebut digunakan untuk membantu biaya perawatan kebun. Oleh infojateng.id
Pengelolaan kebun juga melibatkan masyarakat setempat melalui BUMDes dan Karang Taruna, sehingga keberadaan destinasi tersebut tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar. Disampaikan oleh infojateng.id
Catra Kopi, Wisata Alam yang Terus Berkembang
Catra Kopi berada di Desa Pesantren, Kecamatan Blado, kawasan yang menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan Batang. Keberadaan kebun bunga matahari menjadi tambahan daya tarik bagi tempat tersebut.
Sebelumnya, Catra Kopi juga telah dikenal sebagai salah satu contoh pengembangan usaha desa melalui BUMDes. Pemerintah Kabupaten Batang mencatat bahwa pengelolaan Catra Kopi turut melibatkan masyarakat, termasuk pemberdayaan perempuan dalam sejumlah kegiatan usaha. Dari Berita Batang Kabupaten
Dengan mekarnya bunga matahari pada Oktober ini, Catra Kopi kembali mendapatkan momentum untuk menarik kunjungan wisatawan lokal.
Jangan Tunggu Terlalu Lama π»
Bagi warga Batang, Pekalongan dan daerah sekitarnya yang ingin menikmati hamparan bunga matahari, Oktober menjadi salah satu waktu yang menarik untuk berkunjung.
Namun karena bunga matahari merupakan daya tarik musiman, pengunjung sebaiknya tidak menunggu terlalu lama. Berdasarkan keterangan pengelola, bunga diperkirakan masih bertahan hingga akhir Oktober atau awal November.
Selain menikmati pemandangan dan berfoto, wisatawan juga dapat merasakan suasana Catra Kopi yang berada di kawasan perdesaan Blado.
Bunga mekar hanya sebentar. Pemandangan indahnya mungkin singkat, tetapi satu jepretan bisa membuat momen itu tinggal lebih lama. πΈπ»
Sumber: Pemerintah Kabupaten Batang, 3 Oktober 2026; keterangan pengelola Catra Kopi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar