Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Proses Evakuasi Dilakukan Gabungan
Proses evakuasi jasad dilakukan secara gabungan pada pukul 13.15 WIB oleh personel Babinsa Koramil 07/Wonopringgo, Serka Sukoco, bersama jajaran Polsek Wonopringgo, Sekcam beserta perangkat desa, tim medis Puskesmas Wonopringgo, serta dibantu warga sekitar.
Usai dievakuasi dari tepi sungai, jasad langsung dilarikan ke RSI Pekajangan untuk menjalani identifikasi medis lebih lanjut.
Ditemukan Saat Mencari Kayu
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Sutrisno (70), seorang penambang pasir manual asal Dukuh Sebleber, Desa Sastrodirjan.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Sutrisno beranjak menyusuri area bantaran sungai sejauh sekitar 25 meter ke arah timur dari tempatnya bekerja untuk mencari kayu penyangga atap pelindung panas.
Namun, saat berada pada jarak sekitar 3 meter, Sutrisno terkejut melihat sosok jasad tergeletak kaku di perkebunan tepian Sungai Manggal, dekat tumpukan kayu.
Sontak, ia langsung berbalik arah untuk meminta pertolongan kepada rekan-rekan sesama penambang pasir dan melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa setempat.
Petugas Datang ke Lokasi
Laporan warga tersebut dengan cepat direspons oleh petugas gabungan yang langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengamankan area serta melakukan tindakan evakuasi.
Seluruh proses penanganan di lapangan dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Identitas Korban Masih Diselidiki
Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan data serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pasti korban.
Jaringan Informasi untuk Semua





Tidak ada komentar:
Posting Komentar